Pers Pada Masa Rosulullah

Pers" dapat kita artikan perkabaran, perberitaan, penerbitan persurat kabaran, dan lain-lainnya, seperti yang kita saksikan dalam sejarah dan perkembangannya dewasa ini. Pengertian "Pers" dewasa ini bermacam-macam di banyak negara ada yang mengartikan "penerbitan/pencetakan dan pendistribuslan berita/lnformasi", dan lain-lainnya. "Pers" dalam arti sempit serta dalam cara, bentuk, atau distribusi sederhananya dapat kita katakan telah ada dalam Islam di masa Rasulullah s.a.w. Kita katakan masih "sederhana" karena belum dikenal penerbitan/pencetakan pers seperti sekarang ini, belum dikenal distribusi berlta/informasi, wartawan yang berprofesi khusus kewartawanan, dan bentuk jaringan berita, Informasi dan komunikasi seperti dewasa ini yang demikian maju dan berkembang.

Di masa Rasulullah yang menjadi "juru warta berita" umumnya para sahabat Rasulullah atau orang-orang yang hidup di masa itu. Warta berita lebih banyak di distribusikan/disampaikan dari mulut ke mulut karena sedikit yang pandai membaca dan menulis, tetapi kuat dalam hapalan dan ingatan. Distribusi berita/informasi masih terbatas ruang lingkupnya dan sedikit yang disampaikan melalui tulisan. Demikian pula jaringan komunikasi masih terbatas dianrara masyarakat sekitar Mekkah atau Madinah. Yang jelas berita/informasl berupa ucapan, peristiwa/kejadian dan perbuatan dari sumber manusia, masyarakat, alam dan lain-lainnya ada banyak atau sering, yang benar-benar merupakan berita, khabar .Rasulullah dengan ucapan, perbuatan, perilaku beliau merupakan sumber berita paling utama, demikian pula yang bersumber dari para sahabat dan orang-orang yang hidup di masa itu. Peristiwa yang timbul, seperti turunnya wahyu pertama, berita kenabian/kerasulan Muhammad, Isra' Mi'raj, pengembangan Islam dan hambatan-hambatannya, hijrah Rasulullah, pembangunan masjid, perjanjian damai, perang, dan lain-lainnya, semua ltu merupakan berita yang sangat penting di masa itu.

Rasulullah merupakan "manusia sumber berita" yang tak akan habis, bahkan selalu menarik para sahabat dan orang-orang yang giat dan antusias untuk menyebarkan berita tentang kerasulan beliau, penyampaian risalah (misi) Islam, dan hal-hal yang berkaitan dengan semua itu. Beliau bukan saja selalu dikerumuni oleh para sahabat terdekat di manapun beliau berada baik siang maupun malam, bahkan tiada beliau di tempat selalu dicari dan diketahui orang. Beliau sering mendapat kunjungan tamu-tamu terhotmat dari para pemuka kabilah, pemuka agama lain, termasuk tamu-tamu biasa untuk mendapatkan informasi penting tentang beliau dan tentang Islam, untuk disebarluaskan di tengah-tengah kabilah, kaum dan masyarakat secara luas


0 komentar:

Berita Terbaru Hari Ini 04 Oktober 2018

Aktivis Ratna Sarumpaet (ANTARA News/ Sella Panduarsa Gareta)
Ratna sudah booking perawatan di RS Bina Estetika Menteng pada 20 September 2018.
tirto.id - Direktur Tindak Pidana Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, Ratna Sarumpaet sudah melakukan pemesanan untuk perawatan di Rumah Sakit Bina Estetika Menteng, Jakarta Pusat pada 20 September 2018.

"Seperti yang saya sampaikan tadi bahwa ibu Ratna Sarumpaet pada tanggal 20 September sudah mendaftar terlebih dahulu. Jadi bukan secara tiba-tiba, sudah mendaftar lebih dahulu dan tanggal 21 masuk [RS]," katanya pada Rabu (3/10/2018).

Namun Nico enggan menegaskan bagaimana kondisi wajah Ratna saat memasuki rumah sakit. Akan tetapi, berdasarkan rekaman kamera pengawas, Ratna diketahui masuk pukul 17.00 WIB. 

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menyatakan, polisi nanti akan meminta keterangan lebih lengkap untuk memastikan kondisi Ratna.

Ketika ditanya apakah benar Ratna mengalami penganiayaan di Bandung seperti informasi yang beredar di media sosial, Setyo tak menjawab secara pasti.

"Bisa enggak satu orang pada waktu yang sama ada di dua tempat?" ucapnya. "Simpulkan sendiri."

Kasus dugaan pemukulan ini bermula dari beredarnya sebuah foto Ratna Sarumpaet di sebuah kamar rumah sakit dengan dua mata lebam diunggah sebagai status Facebook oleh akun bernama Rusdianto Samawa, Selasa (2/10/2018).

Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak saat dihubungi pada Selasa siang (2/10/2018) membenarkan bahwa Ratna mengalami pengeroyokan.

“Kami telepon Mbak Ratna, jadi betul beliau itu dikeroyok dimasukkan ke dalam mobil, dan dikeroyok oleh orang yang tak dikenal di Bandara Bandung," kata Dahnil. 

Keterangan lain disampaikan Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang yang mengaku sudah menemui Ratna bersama Prabowo Subianto, Amien Rais, dan Fadli Zon di suatu tempat yang tak disebutkan olehnya, pada Selasa siang.

Menurut Nanik, Ratna dikeroyok tiga orang tak dikenal di sekitar Bandara Husein Saatranegara, Bandung, Jawa Barat, usai menghadiri sebuah acara konferensi, 21 September malam. Menurutnya, saat itu Ratna ke bandara bersama dua kawannya dari Malaysia dan Sri Lanka dengan menumpang taksi.

Selanjutnya, kata Nanik, dengan sisa tenaga Ratna mencari kendaraan lain menuju rumah sakit. Namun, bukan di Bandung seperti kata Dahnil, rumah sakit itu berada di Cimahi. Ratna, menurut Nanik, juga menelepon temannya seorang dokter bedah dan langsung mendapat penanganan. 

0 komentar:

Komponen Komunikasi

Komponen Komunikasi
Suatu bidang ilmu pasti memiliki komponen yang mendasari ilmu tersebut, begitu pula dengan komunikasi. Komponen komunikasi, yaitu:
1. Encoding adalah sebuah proses penyampaian pesan. Orang yang menyapaikan pesan ini disebut sebagai Encoder. 
2.Decoding adalah sebuah proses penerimaan pesan. Orang yang menerima pesan ini disebut sebagai Decoder.

Komunikasi juga memiliki jenis-jenis komunikasi yaitu:
·         Dyadic adalah sebuah proses komunikasi yang berlangsung hanya satu arah tanpa ada respon dari pihak lain.Timbal Balik adalah sebuah proses komunikasi yang berlangsung dua arah yang mana didalam proses ini terjadi proses komunikasi yang aktif antara pihak satu dengan yang lainnya.
Komunikasi juga memiliki unsur-unsur yang harus ada dalam sebuah proses komunikasi yaitu:
·         Komunikator
·         Pesan atau isi
·         Komunikan
·         Feed back atau umpan balik
·         Gangguan atau noise
·         Media

0 komentar:

APA SIH PENTINGNYA BELAJAR KOMUNIKASI ?

    Hasil gambar untuk komunikasi
Komunikasi merupakan suatu proses sosial yang sangat mendasar dan vital dalam kehidupan manusia dan manusia sendiri sebagai pelaku komunikasi. Sejak didalam kandungan ibu saat sudah mempunyai ruh , setiap manusia sudah di bekali komunikasi walaupun komunikasinya masih sangat sederhana. Contohnya ketika masih bayi, walaupun bayi tersebut belum bisa berbicara untuk mengungkapkan apa yang mereka mau, tetapi komunikasi bayi tersebut masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerak badan, menunjukkan sikap tertentu misalnya tersenyum atau menggelengkan kepala.
   Memang benar, walaupun setiap manusia sudah biasa dan terbiasa berkomunikasi pada setiap harinya. Tapi belum tentu semua dari mereka paham bagaimana berkomunikasi yang baik dan efektif. Komunikasi itu unik : komunikasi bisa jadi penyebab dan solusi dari sebuah masalah. Disadari atau tidak disadari ketika terjadi masalah cara berkomunikasilah yang akan menyelesaikan masalah tersebut. Walaupun menyelesaikan dengan berkomunikasi secara sederhana, tetapi tetap membutuhkan komunikasi agar tidak terjadinya kesalah pahaman.
   Tetapi kalau memang benar komunikasi itu hal yang sepele dan tidak perlu dipelajari lagi karena manusia sudah biasa dan terbiasa berkomunikai, kenapa manusia sering bertengkar dengan orang lain hanya karena miskomunikasi ?
   Ketika manusia belajar komunikasi, manusia akan lebih memahami apa saja yang terjadi selama komunikasi itu berlangsung. Sehingga manusia diharapkan bisa membuat pesan-pesan yang efektif atau yang bisa dipahami dengan baik oleh orang lain. Ketika manusia mampu berkomunikasi yang efektif, maka manusia bisa mendapat umpan balik yang baik sehingga tidak terjadinya miskomunikasi. Meskipun komunikasi terlihat sederhana, proses komunikasi itu ternyata kompleks dan perlu penataan dalam berbicara agar ketika orang ingin menyampaian apa yang mereka pikirkan kepada orang melalui komunikasi, komunikasi yang baik lah yang akan membantu orang tesebut untuk mengungkapkan pikirannya. Itulah sebabnya komunikasi perlu untuk dipelajari.
   Identitas atau jati diri manusia terbentuk dalam dan lewat komunikasi dengan orang lain. Selama berkomunikasi dengan orang lain, secara sadar maupun tidak sadar kita mengamati, memperhatikan dan mencatat dalam hati semua tanggapan yang diberikan oleh orang lain terhadap dirinya dengan melalui komunikasi yang baik.
   Keberhasilan seseorangpun dapat dilihat dari keterampilannya dalam berkomunikasi. Sehingga manusia harus membiasakan diri berkomuniksi dengan orang lain. Supaya cara berkomunikasinya biar lebih baik dan tidak akan canggung ketika disuruh berkomunikasi atau berbicara didepan orang banyak. Berkomunikasi dengan baik dan efektif juga dapat membuat manusia berkembang. Maksud dari berkembang adalah bandingkan ketika ada dua manusia, yang satu adalah manusia yang suka kumpul dengan orang banyak dan membiasakan diri berbicara didepan orang banyak dan yang kedua adalah manusia yang suka berdiam diri dirumah. Ketika kedua manusia tersebut jadi pembicara sebuah seminar maka seminar orang pertama lah yang akan berhasil. Karena manusia yang pertama sudah mempunyai bekal dan terlatih untuk berkomunikasi. Walaupun kedua orang tersebut dibekali cara komunikasi sejak didalam kandungan, tetapi komunikasi yang mereka miliki masih sangat sederhana. Maka dari itu komunikasi yang mereka miliki perlu diasah agar lebih efektif.
   Salah satu manusia akan dihormati dan dihargai oleh orang yaitu dari cara berkomunikasinya. Bandingkan ketika ada manusia terpelajar dan manusia jalannan. Cara mereka bicara akan berbeda. Karena yang terpelajar dibekali bagaimana cara berkomunikasi yang baik dari sekolahan dan sering berhadapan dengan orang-orang yang berkomunikasi sesuai dengan EYD sehingga mereka akan terbiasa berbicara sesuai dengan EYD sedangkan yang orang jalannan tidak pernah belajar cara komunikasi yang baik disekolahan walaupun mereka sering berhadapan dengan orang dijalanan tetapi tidak kebanyakkan dari mereka tidak menggunakan bicara atau komunikasi sesuai EYD, kebanyakkan mereka menggunakan bahasa yang kasar dan kotor.
   Walupun mereka mempunyai bekal komunikasi yang sama dari awal (dikandungn ibu) tetapi komunikasi juga dipengaruhi oleh pendidikan, situasi atau lingkungan dan latar belakang budaya. Sehingga komunikasi perlu dipelajari karena komunikasi merupakan aktifitas yang paling esensial dalam kehidupan manusia dan kurang lebih 70 – 80 % dari waktu bangun manusia dipergunakan untuk berkomunikasi jadi sangat disayangkan kalau waktu tersebut tidak dipergunakan untuk berkomunikasi dengan baik, karena keberhasilan seseorangpun juga dapat dilihat dari keterampilannya dalam berkomunikasi dan kurangnya berkomunikasi juga akan menghambat perkembanagan kepribadian manusia tersebut.

0 komentar: